Saturday, May 9, 2015

Page One

          Istilah page one ini sangat familiar di lingkungan online , bagi para pebisnis ini adalah salah satu hal yg ingin dimiliki . Artinya dari page one kalau dari kamus saya sendiri adalah website kita ada di laman google yang pertama  pada keyword tertentu , dimana posisi ini sangat berpotensi untuk menghasilkan order bagi sang pemilik website .Contoh seperti dibawah ini 


Untuk bisa berada di page one mbah gugel , kita terus berupaya baik SEO , iklan , optimasi2 lainnya . Tidak terbayang berapa biaya dan tenaga yg di korbankan. Dengan tujuan org yg cari dgn keyword tertentu akan masuk ke web kita n hasilkan order. Tak jarang usaha dilakukan sampai waktu yang lama dimana ketekunan dan kegigihan diperlukan .

Namun bila tujuannya adalah menghasilkan penjualan yang bagus ,  ada 1 page one yang sangat mudah dilakukan dan yang pasti rejeki akan selalu ada tanpa kita tau dariman  . Yaitu page one di mushola / masjid saat sholat berjamaah , maksudnya ? Anda cukup datang saat sebelum adzan berkumandang dan ambil posisi di shaft terdepan  .Mudah bukan ?  namun banyak dr kita yg sering menyepelekan , boro2 nyari page one . Malah sholatnya pada mepet waktu sholat selanjutnya dgn berbagai alasan . 


Modal kita unt page one di mushola/masjid saat sholat berjamaah adalah kemauan. Hanya itu saja , apakah sulit ??   Kalau tidak dibiasakan memang sangat sulit , namun bila mulai belajar untuk berkemauan dan mengetahui manfaat2nya insyaallah kita akan selalu bersemangat mendapatkan page one saat sholat berjamaah di masjid / mushola . Dalam sebuah hadist di sebutkan 



Seandainya manusia mengetahui pahala yang terdapat dalam panggilan adzan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak mendapatkan kecuali dengan diundi, niscaya mereka melakukannya.”(HR. Bukhari dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/ibadah/2011/04/07/14034/keutamaan-shaf-pertama-dan-dekat-dengan-khatib/#sthash.SRJtq9jA.dpuf

Semoga saya khususnya dan rekan semua pada umunya selalu diberikan kemauan unt selalu page one di masjid / mushola saat sholat berjamaah .Mari ramaikan mushola / masjid di sekitar kita .

Semoga bermanfaat

Monday, May 4, 2015

Jual Produk Di Kota Tertentu

Seorang teman bertanya " Bro , kalau saya mau jual barang ini kira -  kira bisa laku atau tidak ya di kota ini ? . Pertanyaan seperti ini banyak dilontarkan oleh rekan -  rekan yang akan membuka suatu bisnis . Jawabannya memang realatif apakah  bisa  sukses atau tidak , namun ada beberapa hal yang bisa kita bagi bagaimana kita bisa berhasil memasarkan suatu produk di sebuah area tertentu :

1. Produk , ini adalah dasarnya . Produk yang kita pasarkan harus bagus , Sebagus apapun cara marketing anda kalau produk jelek pasti akan jatuh , mending produk bagus dan pelan- pelan kita bangun brandnya sehingga bisa lebih tahan lama

2. Survey pasar , untuk survey pasar kita bisa memanfaatkan sosial media . Salah satunya adalah facebook , karena penggunanya masih paling besar diantara sosial media lainya . Di sana anda bisa membangun sebuah Halaman atau Fans Page yang bisa anda gunakan untuk menarget market di area tertentu , di range umur tertentu yang nantinya berprospek untuk membeli produk kita . Pantau Group yang berbasis komuitas di area tertentu , anda bisa mempelajari target market , biasanya admin dr Group juga membuka slot iklan yg berbiaya rendah sehingga kita bisa iklan di sana . Pastikan anda beriklan di grup atau komunitas yang aktif

3. Sasaran target , pastikan bahwa anda memancing di kolam yang benar . Jangan asal tembak karena akan menghabiskan tenaga dan biaya . Pelajari benar sebelum anda memutuskan untuk menjual sebuah produk di area tertentu

Untuk mendukung 3 hal diatas , kita juga harus membaca referensi -  referensi buku . Banyak praktisi yang mengeluarkan buku . Antara lain adalah buku Buka Lansung Laris dari Juragan Jaya Setiadi atau sering dikenal Mas Jay . Disana kita bisa belajar langkah yang diperlukan untuk menyukseskan jualan anda . Pembelian silahkan klik link ini http://store.yukbisnis.com/buku-buka-langsung-laris-edisi-revisi-hard-cover-pendidikan-detail-1611.html