Monday, January 19, 2015

Marketing Ember

Belajar marketing via mentor yang sudah terkenal sepertinya sudah biasa atau istilahnya terlalu main stream , padahal banyak yang bisa kita ambil ilmnya dari para pedagang jalanan atau kaki lima yang hanya mengandalkan kreativitas mereka . Contohnya yang satu ini , di komplek saya basanya lewat pagi hari . Adalah penjual ember plastik keliling , mungkin ada juga yang sering melihatnya . Foto dibawah saya ambil dari salah satu thread di kaskus namun malah tidak membahas tentang ilmu  marketing ember  ini malahan .


Cara  marketing yang dilakukan adalah memukulkan ember satu dengan ember lainnya sehingga terdengar suara " buk buk buk " cukup keras , hanya itu tanpa bersuara penjualnya terus berjalan . Dulu waktu pertama mendengar , saya cukup kaget karena mengira ada orang berkelahi . Tak taunya ... hehehe .Saya berpendapat yang dilakukan penjual ini juga sering dilakukan oleh penjual yang lebih modern . Kita coba bahas satu persatu :

1. Visual , penjual ini menaruh stok embernya diatas kepala . Tentu dari jauh orang sudah bertanya - tanya , jualan apa orang ini . Jadi efek penasaran pertama 

2. Suara ember dipukul - pukul , orang juga akan mengira ada keributan . Namun setelah dilihat ternyat orang jualan ember plastik . Jadi efek penasaran kedua 

3. Efisien , sebagai pedagang kecil tentunya penjual jga berhitung berapa biaya yang dia keluarkan . Dengan hanya mengandalkan suara ember itu setidaknya energi yang dia keluarkan juga lebih sedikit daripada dia teriak - teriak 

4. Secara tidak langsung juga menunjukan bahwa kualitas embernya bagus , sudah dipukul  - pukul nggak rusak /  pecah . sehingga kualitasnya terjamin 

Nah kan dapat ilmu baru dari street marketing , dengan banyak mengamati tentunya kita akan memperluas cara kita memaarkan suatu produk . Tidak hanya berkutat pada ilmu dari mentor yang kadang pula kita bingung menjalannkanya :)  . Semoga bermanfaat 

No comments:

Post a Comment